Let’s Kakaotalk~

Image

Kakaotalk? Apa itu? Kakaotalk adalah aplikasi mobile-group messaging yang dapat didownload secara gratis dengan fitur-fitur menarik yang terus dikembangkan. Saat ini aplikasi Kakaotalk tersedia untuk Iphone, Android, Windows phone dan Blackberry. Kakaotalk menyediakan layanan free call dan text messaging service, sehingga kalian bisa melakukan percakapan dengan sesama pengguna Kakaotalk dari seluruh dunia dan berbagi berbagai macam konten mulai dari foto, video, pesan suara, link URL, hingga informasi kontak. Penggunaan layanan di Kakaotalk ini mudah banget, yang kalian perlukan hanya koneksi internet dan kalian sudah bisa berKakaotalk bersama teman kalian.

2013.02.08-19.53.21

Untuk teman2 yang baru bergabung dengan kakaotalk tidak perlu khawatir kesulitan menemukan ID teman kalian. Kakaotalk akan mensinkronisasi daftar kontak kalian dan mencari ID teman-teman yang sudah bergabung lebih dulu dengan Kakaotalk. Kalian juga bisa mencari ID Kakaotalk teman kalian secara manual pada kolom “Search” dgn menuliskan ID atau no.kontak teman kalian. Nah, kalo misalkan teman kalian yang menambahkan kalian ke kontak mereka dan kalian ingin berteman dengan mereka, cukup klik tombol “add” deh.

2013.02.08-19.53.35 2013.02.08-19.55.03

Percakapan di Kakaotalk dapat berupa percakapan pribadi (one-on-one chat) maupun grup (group chat) tanpa batasan jumlah teman yang dapat diajak bergabung ke dalam percakapan grup dengan menggunakan WiFi maupun layanan 3G. Yang bikin seru, percakapan kalian gak cuma berupa kata-kata. Kalian bisa menambahkan emoticon dan stiker ke percakapan kalian, sehingga percakapan kalian lebih berwarna. Emoticon dan stiker ini dapat kalian unduh secara gratis maupun berbayar. Menelepon teman via Kakaotalk pun g kalah seru. Kalian bisa menambahkan filter suara Tom dan Ben, dari aplikasi yang sudah terkenal diseluruh dunia: Talking Tom, saat melakukan voice call.

2013.02.08-19.53.56 2013.02.08-19.58.45

Selain berteman dengan teman-teman yang sudah kalian kenal, Kakaotalk pun menyediakan fitur yang menarik, yaitu “Plus Friends”. Di fitur ini kalian bisa menambahkan artis, perusahaan, atau brand tertentu yang sudah menyediakan fitur “Plus Friends” sebagai teman kalian. Para penggemar Kpop bakal suka banget dengan fitur ini, karena membuat kalian lebih dekat dengan artis idola kalian. Dari akun ini kalian akan mendapatkan berbagai macam informasi yang terbaru, bahkan berita-berita tentang event yang ada. “Plus Friends” yang ada saat ini mewakili beberapa artis Kpop yang sudah punya nama dari beberapa agensi seperti SMTOWN, JYPNation, dan FNCEntertainment.

2013.02.08-19.55.22 2013.02.08-19.54.30

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kalian bisa menikmati fitur yang akan membuat Kakaotalk kalian lebih berwarna. Ada berpuluh-puluh emoticon, sticker, sounds, dan theme yang dapat membuat Kakaotalk kalian lebih menyenangkan untuk digunakan. Fitur-fitur ini dapat kalian unduh secara gratis maupun berbayar, dan dapat kalian kirimkan sebagai hadiah kepada teman Kakaotalk kalian. Selain itu, Kakaotalk punya fitur game yang memungkinkan kalian untuk menantang teman-teman kalian untuk bersaing memperoleh skor tertinggi. Salah satunya adalah game Anipang yang sempat membuat orang-orang di Korea Selatan dari semua kalangan tergila-tergila dengan permainan ini.

2013.02.08-19.56.18 2013.02.08-19.56.07

2013.02.08-19.56.26 2013.02.08-19.57.10

Dengan adanya fitur-fitur tersebut, Kakaotalk menjadi aplikasi mobile-group messaging favorit saya. So, what are you waiting for? Let’s Kakaotalk~ Jangan lupa juga untuk like fanpage Kakaotalk di Kakaotalk Indonesia dan follow twitternya di @KakaoTalkINA karena sering ada event menarik yang bakal rugi kalo kalian lewatkan 😉

Pyrethrum, Si Cantik Pembasmi Serangga

Penggunaan pestisida sintetis secara kontinyu dapat mengakibatkan kerusakan pada lingkungan dan gangguan kesehatan. Gangguan kesehatan tubuh yang dapat dialami akibat penggunaan insektisida sintetis, yaitu nyeri pada bagian perut, gangguan pada jantung, ginjal, hati, mata, pencernaan, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Sedangkan, kerusakan lingkungan yang diakibatkan, yaitu pencemaran pada tanah, air, tumbuhan, dan rusaknya rantai makanan suatu ekosistem.

Berbagai macam cara dapat dilakukan untuk menanggulangi masalah ini, antara lain dengan pencegahan, pengurangan penggunaan insektisida, dan penggunaan insektisida alami. Insektisida alami dapat berupa predator alami dari serangga maupun tanaman. Insektisida berupa predator alami antara lain adalah kepik. Kepik dapat memakan serangga lain, seperti kutu daun. Selain itu, kepik dapat mudah dikemas dan mudah ditemukan dalam lingkungan sekitar. Solusi lain dari masalah tersebut adalah insektisida botanikal.

Insektisida botanikal adalah insektisida dari tumbuhan. Tumbuhan yang memiliki senyawa kimia atau metabolit sekunder yang dapat mempertahankan dirinya terhadap gangguan serangga dan organisme berpotensi penyakit. Metabolit sekunder dapat berupa zat ergastik, kristal, pati, dan lain-lain. Metabolit sekunder biasa disimpan dalam tumbuhan sebagai cadangan makanan, maupun sebagai penangkal serangga.

Metabolit sekunder yang dapat dijadikan penangkal serangga antara lain dari golongan alkaloid, dan terpenoid. Metabolit dari golongan alkaloid umum ditemukan pada tanaman yang dapat menangkis serangan serangga. Metabolit ini ditemukan antara lain, pada tanaman tembakau. Pada tembakau, ditemukan zat nikotin yang dapat membantu menangkal serangan serangga. Metabolit sekunder ini dapat diekstrak dari tumbuhan dan dijadikan insektisida alami. Selain tembakau, terdapat berbagai macam tumbuhan yang dapat dijadikan bahan baku insektisida alami, antara lain adalah tanaman Pyrethrum.

Pyrethrum atau Chrysanthemum, adalah tanaman dari famili Asteraceae. Pyrethrum pertama kali dibudidayakan di Cina pada 15 abad sebelum Masehi sebagai tanaman herba. Tanaman ini dibawa ke Eropa pada abad ketujuh belas. Linnaeus memberikan nama Chrysanthemum berdasarkan kata dari bahasa Yunani, chrysous, yang berarti keemasan dan anthemon, yang berarti bunga. Chrysanthemum memiliki berbagai macam kegunaan, yaitu sebagai tanaman dekoratif, bumbu masakan, dan sebagai insektisida alami.

 

Pyrethrum

Pyrethrum pertama kali digunakan sebagai insektisida alami di dataran Cina pada abad kesatu. Seiring dengan berjalannya waktu, penggunaan Pyrethrum sebagai insektisida alami semakin meluas. Pyrethrum merupakan insektisida alami yang sangat banyak digunakan saat ini dan cukup efektif. Selain itu, Pyrethrum memiliki tingkat toksisitas yang rendah bila dibandingkan dengan insektisida sintetis sehingga relatif lebih aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Pada Pyrethrum terdapat campuran senyawa pyrethrins dan cinerins. Pyrethrins adalah sepasang senyawa organik natural yang memiliki potensi aktivitas insektisidal. Pyrethrin I dan pyrethrin II memiliki struktur mirip ester dengan inti siklopropana. Pyrethrins bersifat tidak stabil, mudah didegradasi (biodegradable) dan dipecah ikatannya bila didedahkan pada cahaya atau oksigen. Karena itulah, Pyrethrum lebih ramah lingkungan dibandingkan insektisida sintetis.

Pyrethrins diekstak dari kulit biji Chrysanthemum dan membentuk oleoresin yang tampak sebagai suspensi pada air atau minyak, atau dalam bentuk serbuk. Pyrethrins bekerja sebagai insektisida dengan cara menyerang sistem saraf semua serangga dan menghambat nyamuk betina untuk menggigit. Bila pyrethrins diberikan dalam dosis yang tidak begitu fatal bagi serangga, pyrethrins masih bekerja sebagai efek penangkal serangga. Bila dicampur dengan piperonyl butoxide atau piperonyl cyclonene, pyrethrins akan memiliki tingkat toksisitas lebih tinggi dan memproduksi aksi residual yang lebih lama dan dapat dipergunakan secara ekstensif dalam bentuk spray.

Pada mulanya, Pyrethrum diekstraksi dengan cara menggiling bunga Chrysanthemum yang telah dikeringkan hingga menjadi serbuk. Namun, saat ini pyrethrum diekstraksi dari bagian tanaman Chrysanthemum dalam larutan. Proses yang meliputi pembuatan insektisida alami dari Pyrethrum adalah proses ekstraksi, purifikasi, identifikasi, sintesis, dan bioassay, serta evaluasi.

Proses ekstraksi bertujuan untuk memperoleh metabolit sekunder pada tanaman Pyrethrum yang berfungsi sebagai insektisida alami, dalam hal ini pyrethrins. Dalam ekstrak yang diperoleh, masih terdapat campuran zat-zat lain (kontaminan), sehingga diperlukan proses purifikasi agar diperoleh zat pyrethrins yang murni. Selanjutnya, zat yang telah dipurifikasi akan diidentifikasi kemudian akan mengalami proses sintesis. Hasil dari sintesis zat tersebut akan mengalami percobaan, dan evaluasi. Bila dinilai layak, hasil sintesis dari pyrethrins tersebut sudah mampu untuk digunakan sebagai insektisida alami.

Penggunaan Pyrethrum sebagai insektisida alami dapat membantu menanggulangi masalah lingkungan dan meminimkan masalah kesehatan. Karena tingkat toksisitas Pyrethrum bagi manusia rendah dan mudah didegradasi di lingkungan (biodegradable). Selain karena keindahan bunganya, Pyrethrum merupakan solusi insektisida di masa depan.

Wilujeng!!

Selamat buat semua praktikan Proyek Ekologi semester 2009/2010, khususnya buat kelompok 2. Selamat atas presentasi yang sukses dan para kelompok yang terpilih menjadi yang terbaik serta favorit.
Selamat buat semua anggota kelompok 2, perjuangan kita selama ini tidak sia-sia kawan. Mulai dari survey, ngitungin serangga ampe malem, and bikin laporan ampe malem pisan. Punten saya g bisa ikut pas pelaksanaan bikin pitfallnya ke Ciwidey krn bentrok kulap Biosistematika ke Pangandaran tea. Satu semester sama kalian merupakan waktu yang benar-benar berharga dan punya tempat tersendiri di hati saya. Waktu-waktu yang udah saya lewatin dengan kalian untuk bekerja atau bercanda terlalu berarti sehingga sulit untuk saya lupakan dalam sekejap. Terima kasih atas kerjasama yang hebat dan luar biasa dalam satu semester ini. Sedih juga rasanya bakal berpisah (kaya yang mau pergi kemana aja, padahal masih bisa ketemu. Insya Allah). Semoga kita semua lulus mata kuliah semester ini dengan nilai memuaskan. AMIN..

NB: Post ini dibuat berdasarkan pemikiran dan hati saya pada tanggal 19 Desember 2009, namun telat dipost. Afwan. Tapi, ggpp lah ya, masih bulan Desember juga. Hehe*ngeles*

Mabok serangga!!

Setelah minggu-minggu kemarin mabok Proyek BiselMol, sekarang saya mabok Proyek Ekologi. Tepatnya mabok SERANGGA!!!Yap, si topik penelitian akhir proeko itu..bikin kepala saya sakit, hati gak tenang, dagdigdug duer..deh
hah..do’akan saja semoga laporannya kelar dan presentasinya besok lancar. Amin..

Dendogram Anura

DENDOGRAM ANURA

I. Hasil Pengamatan

Gambar 1.1 Dendogram Anura dengan menggunakan perhitungan Bray Curtis Distance

II. Pembahasan

Pada percobaan ini digunakan Bray Curtis Distance untuk menentukan dendogram dari hasil pengukuran ratio tubuh Anura (Bufonidae dan Ranidae) yang telah dilakukan. Bray Curtis Distance adalah metode normalisasi yang biasa digunakan dalam botani, ekologi, dan ilmu penegetahuan lingkungan. Bray Curtis Distance memiliki property yang baik, jika semua koordinat positif maka nilai yang ada antara nol dan satu. Zero Bray Curtis akan merepresentasikan similar coordinate yang tepat. Jika kedua objek berada dalam koordinat nol, Bray Curtis Distance tidak dapat didefinisikan. Normalisasi menggunakan perbedaan absolut dibagi dengan penjumlahan. Berikut adalah rumus dari Bray Curtis Distance:

, atau rumus yang ekuivalen

Pada percobaan ini digunakan lima macam spesies dari ordo Anura, terdiri dari dua macam dari famili Bufonidae dan tiga macam dari famili Ranidae. Berikut adalah keterangan klasifikasi dari kelima macam spesies tersebut:

Tabel 2.1 Klasifikasi Anura (Bufonidae dan Ranidae)

Spesies 1 Spesies 2 Spesies 3 Spesies 4 Spesies 5
Kingdom Animalia Animalia Animalia Animalia Animalia
Phylum Chordata Chordata Chordata Chordata Chordata
Class Amphibia Amphibia Amphibia Amphibia Amphibia
Ordo Anura Anura Anura Anura Anura
Famili Bufonidae Bufonidae Ranidae Ranidae Ranidae
Subfamili Raninae Dicroglossinae Dicroglossinae
Genus Bufo Bufo Rana (Hylarana) Fejervarya Fejervarya
Spesies Bufo melanostictus Bufo asper Rana (H.) chalconata Fejervarya limnocharis Fejervarya cancrivora

Berdasarkan hasil perhitungan dengan MVSP menggunakan Bray Curtis Distance, diperoleh dendogram seperti pada gambar 1.1. Pada dendogram tersebut dapat terlihat kekerabatan yang paling erat, yaitu antara spesies 4 dan spesies 5. Hal ini dikarenakan kedua spesies tersebut berasal dari kesamaan hingga tingkat genus, yakni genus Fejervarya.  Selanjutnya, kekerabatan spesies yang terdekat dari kedua spesies tersebut adalah spesies 3. Hal ini dikarenakan spesies 3 berasal dari Famili yang sama dengan spesies 4 dan 5, yaitu Famili Ranidae, meskipun berasal dari Subfamili yang berbeda. Kemudian kekerabatan berikutnya adalah kekerabatan spesies 1 terhadap ketiga macam spesies tersebut diikuti dgn kekerabatan spesies 2 terhadap keempat macam spesies lainnya.

Bufonidae memiliki struktur antara lain: tulang gelang bahu tersusun arciferal atau pseudofirmisternal oleh gabungan epicoracoid, pupil tersusun horizontal, kelenjar parotoid terlihat jelas, jari tereduksi dan memendek dengan interdigital pad yang tebal. Ranidae memiliki struktur antara lain: tulang gelang bahu tersusun firmisternal, pupil tersusun horizontal pada sebagian besar taxa, kebanyakan spesiesnya berukuran kecil, memiliki kaki yang panjang dan berselaput (Duellman dan Trueb, 1986).

Famili Bufonidae berisi sebagian besar spesies yang biasa disebut “kodok”. Spesies dari famili ini biasanya memiliki kulit yang berkutil, kaki pendek, dan badan yang gemuk. Fitur generalnya adalah bony crest pada bagian kepalanya yang biasa disebut cranial crest, dan kelenjar parotoid yang terlihat jelas pada bagian dorsalnya. Kelenjar ini mengeluarkan sekret yang tidak enak bagi mamalia. “Kodok” lebih sedikit tergantung pada air dibandingkan Amphibi lainnya, namun tetap memerlukan kelembapan. Makanannya berupa serangga (Morris, 1957).

Famili Ranidae berisi sebagian besar spesies yang biasa disebut “katak”. Spesies dari famili ini biasanya memiliki kulit yang mulus tanpa kutil, kaki panjang dan kuat dengan jari kaki yang berselaput, dan merupakan perenang yang hebat. Matanya besar dan brilian, timpanumnya terlihat jelas, dan beberapa spesies memiliki alur dorsolateral. Pada beberapa spesies ukuran timpanum dapat dijadikan acuan untuk membedakan jantan dan betina. Makanannya adalah serangga, anak ikan, salamander, tikus rumah, dan burung kecil. Banyak spesies dari famili ini yang kanibal. Biasanya hewan ini merupakan makhluk nocturnal yang memulai kegiatannya pada malam hari (Morris, 1957).

Daftar Pustaka

Duellman, William E. dan Trueb, Linda. 1986. Biology of Amphibians. US: McGraw-Hill

Morris, Percy A. 1957. Boy’s Book of Frogs, Toads, and Salamanders. US: Ronald Press Company

Teknomo, Kardi. 2008. http://people.revoledu.com/kardi/tutorial/Similarity/BrayCurtisDistance.html Diakses pada tanggal 4 November 2008

Mabok Probismol

Astagfirullah..ya Allah mudahkanlah kami dalam menempuh sidang Probismol bersama Bu Marsel esok..
Amin…
Semoga bisa lulus dgn nilai memuaskan..Amin..

Gak pgn ampe ngulang probismol, bisa gila..cukup sekali saja. Aku sudah mabok ampe pengen muntah-muntah. Hoeks..

Curhatan Singkat:P

Belum sempet apdet blog lagi. Sedang sibuk dengan urusan di dunia nyata. Do’akan ya semoga UAS dan presentasi hasil proyek saya berhasil dan sukses. Amin..

Setelah urusan ini selesai, insya Allah saya akan mengapdet lagi. Terlalu banyak cerita yang belum sempat diceritakan:)